NOUN

Noun (kata benda) adalah kata yang memiliki rujukan terhadap suatu benda secara langsung atau hanya membawa konsep kebendaan saja. Yang merujuk kepada suatu benda dapat dicontohkan dengan table, house, phone, floor, water, wind, dsb. Sementara yang hanya berkonsep kebendaan dengan time, idea, opinion, age, difficulty, dsb.

A. CONCRETE AND ABSTRACT NOUNS
Berdasarkan bentuknya, noun dibagi menjadi 2, yaitu:

  1. Concrete Noun
    Concrete noun adalah noun yang dapat diamati oleh panca indera. Sehingga sifatnya konkret atau merujuk pada suatu benda secara langsung seperti disinggung di muka. Contoh:

    Book, eraser, bottle, flower, chair, classroom, star, moon, fire, wind, …
  2. Abstract Noun
    Abstract noun adalah noun yang tidak diamati oleh panca indera. Dengan kata lain, noun ini bersifat abstrak atau berkonsep kebendaan saja. Noun jenis ini biasanya ditandai dengan akhiran: ace, age, ance, ancy, ion, sion, tion, dom, hood, ice, ism, ment, ness, ship, ity, ty. Contoh:

    Happiness, emergency, falsehood, freedom, communism, motivation, affection, idea, love, spirit, life, time, age, …

 


B. COUNTABLE AND UNCOUNTABLE NOUNS
Berdasarkan bisa tidaknya dihitung, noun dikelompokkan menjadi 2, yakni:

  1. Countable Noun
    Countable noun adalah noun yang dapat dihitung. Ciri-ciri dari noun ini adalah:
    – dapat diikuti oleh hitungan 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya,
    – dapat diikuti oleh artikel a dan an dalam bentuk tunggal,
    – dapat ditambah akhiran –s dan –es dalam bentuk jamak.
    Contoh:

    House = a house, one house, three houses, …
    Dictionary = a dictionary, one dictionary, four dictionaries, …

    Berkaitan dengan bentuk jamaknya, terdapat noun yang mempunyai bentuk tidak beraturan ketika berbentuk jamak. Mereka tidak ditambah –s atau –es, melainkan memiliki bentuknya sendiri. Noun ini kemudian dimasukkan dalam LIST OF IRREGULAR NOUNS.

  2. Uncountable Noun
    Uncountable noun adalah noun yang tidak dapat dihitung. Adapun ciri-cirinya berkebalikan dari countable noun, yaitu:
    – tidak dapat diikuti oleh hitungan 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya.
    – tidak dapat diikuti oleh artikel a dan an karena tidak memiliki bentuk tunggal
    – tidak dapat ditambah –s dan –es karena tidak memiliki bentuk jamak
    Contoh:

    Milk = tidak mungkin mengatakan: a milk, one milk, two milks, …
    Cheese
    = tidak mungkin mengatakan: a cheese, one cheese, two cheese, …

    Catatan:
    Uncountable noun sebenarnya memungkinkan untuk dihitung. Namun yang dihitung bukanlah zat atau substansinya melainkan takaran atau wadahnya. Karenanya noun ini juga disebut mass noun. Contoh:

    A  glass of milk, two glasses of milk, …
    A cup of coffee, three cups  of coffee, …

    Akan tetapi terdapat sejumlah uncountable noun yang dapat berubah menjadi countable noun karena menunjukkan varian atau jenis yang berbeda. Contoh untuk noun berjenis ganda ini adalah food, meat, money, dan sand. Contoh:

    This is one of the foods that my doctor has forbidden me to eat.
    (Kata foods menunjukkan jenis yang beragam.)
    He studies meats.
    (Kata meats di sini menunjukkan jenis-jenis daging seperti pork, beef, lamb, dsb.)

    Adapun noun yang menjadi anggota dari uncountable atau mass noun ini yaitu:

    Kumpulan
    Baggage, clothing, equipment, food, fruit, furniture, garbage, hardware, jewelry, junk, luggage, machinery, mail, makeup, money/cash/change, postage, scenery, traffic, etc.
    Benda cair
    Water, coffee, tea, milk, oil, soup, gasoline, blood, etc.
    Benda padat
    Ice, bread, butter, cheese, meet, gold, iron, silver, glass, paper, wood, cotton, wool, etc.
    Gas
    Stream, air, oxygen, nitrogen, smoke, smog, pollution, etc.
    Partikel/ benda kecil
    Rice, chalk, corn, dirt, dust, flour, grass, hair, pepper, salt, sand, sugar, wheat, etc.
    Benda abstrak
    beauty, confidence, courage, education, enjoyment, fun, happiness, health, help, honesty, hospitality, importance, intelligence, justice, knowledge, laughter, luck, music, patience, peace, pride, progress, recreation, significance, sleep, truth, violence, wealth, etc.
    advice,  information, news, evidence, proof, etc.
    homework, work, etc.
    grammar, slang, vocabulary, etc.
    Bahasa
    Arabic, English, Spanish, Indonesian, Chinese, etc.
    Bidang studi
    Chemistry, engineering, history, literature, mathematics, physology, etc.
    Hiburan/ permainan
    Baseball, soccer, tennis, chees, bridge, poker, etc.
    Aktivitas
    Driving, studying, swimming, traveling*, walking, etc.
    Fenomena alam
    Weather, dew, fog, hail, heat, humidity, lighting, rain, sleet, snow, thunder, wind, darkness, light, sunshine, electricity, fire, gravity, etc.
  1. Mixed Noun
    Mixed noun adalah noun yang bisa menjadi countable dan uncoutable, tergantung kondisi atau konteksi di mana ia digunakan. Contoh:

    I saw a hair on the floor.
    (Pada kalimat  ini, hair dapat dihitung, ditandai dengan artikel a di depannya.)
    She curled her hair.
    (Hair ketika sudah di kepala tidak dapat dihitung karena tidak lazim untuk hitung.)

 


C. COMMON AND PROPER NOUNS

  1. Common Noun
    Common noun adalah noun yang mengacu pada hal-hal yang masih umum. Sehingga penulisannya tidak menggunakan huruf kapital, kecuali mengawali sebuah kalimat atau judul. Contoh:

    Person, city, country, month, restaurant, park, hall, phone, …
  2. Proper Noun
    Proper noun merupakan hiponim dari common noun. Sehingga acuannya lebih spesifik daripada common noun. Jenis noun ini biasa dikenali dalam bentuk nama suatu hal (orang, benda, tempat, dsb). Dan pada umumnya penulisannya mengharuskan huruf kapital, kecuali huruf kecil telah ditetapkan sebagai bagian dari nama tersebut. Contoh:

    John, Semarang, Indonesia, July, Bernand Steak House, Greenwich Park, iPhone, …

 


D. COLLECTIVE NOUNS
Collective noun adalah noun yang menunjukkan adanya suatu gabungan, baik itu orang, tempat, ataupun benda. Contoh:

Army

Audience

Class

Club

committee

congress

crowd

family

government

group

jury

organization

pair

public

staff

team

Collective noun dapat dijamakkan. Perhatikan contoh di bawah ini.

A pair of sandals (sepasang sandal)
Two pairs of sandals (dua pasang sandal)

Catatan:

  1. Ketika collective noun dianggap sebagai satu kesatuan (satu unit), maka menggunakan verb singular (tunggal: is, was, does, has) dan ketika dianggap sebagai sebuah gabungan dari individu-individu yang berbeda, maka menggunakan verb plural (jamak: are, were, do, have). Contoh:
    The jury is announcing its decision.
    The jury are stating their opinions.

    Penjelasan:
    Pada kalimat pertama juri beraksi sebagai sebuah unit; setiap orang setuju pada sebuah keputusan. Namun pada kalimat berikutnya, juri beraksi sebagai gabungan atas individu-individu yang mengeluarkan pendapat masing-masing.

  2. Ketika collective noun dianggap sebagai gabungan atas individu-individu yang berbeda, AE (American English) lebih menyukai penggunaan verb singular dan BE (British English) lebih sering menggunakan verb plural. Contoh:
    AE = The jury is stating their opinions.
    BE = The jury are stating their opinions.
  3. Collective noun yang menunjukkan sekumpulan binatang tertentu menggunakan verb singular. Contoh:
    Flock of birds
    Flock of sheep
    Herd of cattle
    Pack of dogs
    Pride of lions
    School of fish
    The flock of birds is circling overhead.
    The herd of cattle is breaking away.
    A school of fish is being attacked by sharks.
  4. Collective noun yang menunjukkan waktu, uang, dan ukuran menggunakan verb singular. Contoh:
    Twenty-five dollars is too much to pay for that shirt.
    Fifty minutes isn’t enough time to finish this test.
    Two miles is too much to run in one day.

 


E. FUNGSI NOUNS
Adapun fungsi noun adalah sebagai:

  1. Subject
    Life is wonderful.
  2. Object
    The author has published his new book.
  3. Object of preposition 
    We are going to fly to Jakarta tomorrow.
  4. Subjective complement (Penjelas subjek)
    He is John.
  5. Objective complement (Penjelas objek)
    Mr. and Mrs. Smith named their baby Peter.
  6. Modifier of Noun Phrase (Penjelas Noun Phrase)
    World War
  7. Head of Noun Phrase (Inti Noun Phrase)
    English test

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s